Waktu Minum Obat

15 03 2011

Pada kebanyakan obat, waktu minum obat tidaklah begitu penting, sebelum atau sesudah makan. Tetapi ada beberapa obat dengan sifat atau tujuan pengobatan khusus, sehingga hendaknya diminum pada waktu tertentu untuk mencapai efek optimal atau menghindari efek samping tertentu.

Obat diminum sebelum makan (a.c.= ante coenam). Penyerapan obat dari lambung yang kosong berlangsung paling cepat karena tidak dihalangi oleh isinya. Maka, obat yang bertujuan memberikan efek cepat, sebaiknya diminum sebelum makan, yaitu saat lambung kosong, misalnya analgetika (kecuali asetosal dan NSAIDs). Atau demi memperoleh kadar plasma yang lebih tinggi. Jika tidak disebutkan lain, obat diberikan satu jam sebelum makan . Selain itu juga dapat diberikan 2 jam sesudah makan ( dengan asumsi bahwa waktu pengosongan lambung sekitar 2 jam)

Contoh obatnya :

Antibiotika dari kelompok penisilin dan sefalosforin, eritromisin dan spiramisin, linkomisin dan klindamisin, rifamisin dan rifampisin.
Lainnya: tonika, penisilamin, asetosal-Ca (Ascal) dan domperidon.
Obat diminum sesudah makan (p.c. = post coenam). Makanan dapat menghambat perombakan obat didinding usus, sehingga Bioavailabilitasnya dapat meningkat. Begitu pula akibat makanan perombkana beberapa obat (propranolol, metoprolol, hidralazin) dalam hati dikurangi.

Banyak obat bersifat merangsang terhadap mukosa lambung dan guna mengurangi iritasi harus digunakan pada waktu setelah makan, contoh obatnya antara lain :

Antidiabetika oral dan antiepleptika
Garam ferro, kalium dan litium
Antelmintika dan antasida ( ½ jam p.c.) vasodilator
Kemoterapeutika
Griseofulvin, nitrofurantoin, danazol, halofantrin dan retinoat dapat diserap 2-4 kali lebih banyak bila diminum dengan makanan (yang kaya lemak) atau susu.
Glukokortikoida dan NSAIDs termasuk asetosal
Untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk meminum obat, pasien dapat menanyakannya kepada dokter yang menangani atau kepada petugas apotek tempat menebus obat. Jadi perhatikanlah benar- benar waktu yang tepat meminum obat agar mendapat hasil optimal.

sumber : http://blog.pharmacy-science.com/


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: