Zat adiktif dan Psikotropika

6 10 2010

A. Zat Adiktif

Zat adiktif adalah zat bukan narkotika dan bukan psikotropika yang penggunaannya dapat menimbulkan ketagihan atau kecanduan baik psiklogis maupun fisik.
Beberapa zat yang dikategorikan zat adiktif misalnya alcohol,rokok,kafein dsb.

1) Alkohol
Alkohol adalah pelarut berbagai jenis obat contoh : obat batuk,berbagai merk minyak wangi-wangian.
Fungsi Alkohol antara lain :
a) Sebagai obat-obatan
b) Sebagai pelarut berbagai jenis obat
c) Sebagai bahan baker
d) Sebagai pelarut dalam minyak wangi
e) Sebagai bahan minuman keras.

Berdasarkan kandungan alkoholnya minuman keras dapat dibagi jadi 3 kelompok, yaitu :
1. Kelompok A yaitu minuman keras yang kadar alkoholnya 1-5 %
contoh : Beer,Greensand dsb
2. Kelompok B yaitu minuman keras yang kadar alkoholnya 5-20 %
contoh : Martini,wine dsb
3. Kelompok C yaitu minuman keras yang kadar alkoholnya 20-50 %
Contoh : Whisky,Brandy.

Efek fisik dan psikis pemakaian minuman beralkohol sebagai berikut :
a) Kerongkongan terasa panas
b) Pada dosis rendah timbul perasaan sedih dan gembira menyatu, cepar tersingung
c) Pada dosis yang tinggi rasa sedih dan gembira semakin menjadi.
d) Terganggunya saraf motorik yang menyebabkan pemakai berjalan sempoyongan, bicara tidak lancar.
e) Pandangan mata kabur.
f) Gangguan ingatan
g) Tidak sadarkan diri.
h) Tergaggunya fungsi liver.
i) Kerusakan otak.
j) Radang Anus.
Dan berbagai penyakit baik fisik maupun psikis yang lain.

2. Rokok
Rokok digolongkan sebagai zat adiktif karena kalau dalam rokok terdapat sejulah zat yang dapat menyebabkan terjadinya kecanduan dan dalam rokok mengandung zat nikotin yang dapat menyebabkan kecanduan pada penggunanya.Nikotin sendiri merupakan bagian dari tembakau.Rokok yang diolah dari pohon tembakau yang dapat tumbuh subur dimana-mana.
Efek fisik dan psdikologis bagi penghisap nikotin dapat dibedakan menjadi dua kelompok yaitu :
a. Efek jangka pendek pengaruh nikotin adalah :
1) Secara psikologis nikotin rokok dapat meningkatkan perhatian
2) Kemampuan dalam memecahkan masalah meningkat
3) Menurunkan ketegangan syaraf
4) Dapat menghilangkan depresi

b. Efek jangka panjang dapat menyebabkan :
1) Penurunan aliran darah selebral
2) Merupakan zat racun,karena pada dosis 60 mg dapat mematikan.
3) Timbulnya berbagai jenis penyakit yang berhubungan dengan paru-paru.
Zat-zat berbahaya dalam rokok antara lain :
a. Hidrogen cianida (HCN) : menyebabkan kematian
b. Arsen : biasa dipakai dalam racun tikus.
c. Amoniak : bahan campuran untuk membersihkan lantai.
d. Polonium : zat radioaktif.
e. Karbon monoksida (CO) : gas beracun dapat menyebabkan kematian sebab
dapat mengikat haemoglobin (Hb) darah.
f. Nikotin : dapat menyebabkan efek kecanduan.

3 Zat Mudah Menguap

Zat mudah menguap atau disebut juga Inhalensia yang mengandung sifat adiktif (kecanduan) antara lain :
a. Lem UHU
b. Lem aica aibon
c. Vernis
d. Bensin
e. Cat Tembok
f. Thiner
g. Cat semprot dll

B. Psikotropika

Psikotropika adalah zat atau obat baik alamiah atau sintesis bukan narkotika. Yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan sayaraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku.
Contoh zat Psikotropika antara lain :
1. Ekstasi
2. Shabu-shabu (ice)
3. Amphetamine

1. Ekstasi
Ekstasi merupakan nama yang diberikan oleh pengedarnya dari senyawa Methylenedioxy Amphetamine (MDMA untuk mengatasi gangguan kejiwaan agar tidak ada rasa takut,menghilangkan rasa sakit dan untuk mengobati penyakit saraf dalam bidang kedokteran,tetapi banyak disalah gunakan.
Nama lain dari ekstasi adalah :
a. inex
b. cece
c. kanding
d. xeni
e. ceuin
f. dsb

Ekstasi dijual dalam bentuk tablet berwarna coklat putih atau dalam bentuk kapsul.Cara penyalahgunaan ekstasi cukup diminum sebagaimana meminum obat.
Gejala-gejala psikis yang timbul pada pengkonsumsi ekstasi :
a. Perasaan senang yang berlebihan.
b. Perasaan percaya diri yang besar.
c. Sensitif.
d. Tidak dapat mengendalikan diri.
e. Mabuk tetapi tidak karena alkohol.
f. Pembicaraan tidak terkontrol.

Pada pemakaian dosis tinggi menunjukan gejala seperti :
a. Halusinasi
b. Muntah-muntah
c. Panik.
d. Diare.
e. Kejang-kejang.
f. Pupil mata membesar.
g. Keadaan koma yang jika dibiarkan akan membawa kematian.
h. Tidak dapat mengendalikan emosi,mudah berprasangka jelek.
i. Perasaan tertekan,bingung,tidak bisa tidur.

Efek fisik pemakaian ekstasi antara lain :
a. Tubuh keluar keringat dingin.
b. Detak jantung menjadi ritmis.
c. Suhu badan meningkat.
d. Mata berair.
e. Kelebihan tenaga.
f. Kehilangan nafsu makan.
g. Gemetar.

Ekstasi disebut juga pil setan karena pengaruhnya dapat merusak susunan syaraf otak dan menimbulkan ketergantungan.

2. Shabu-shabu (Ice)

Shabu-shabu merupakan Metamphetamine salah satu turunan dari Amphetamine berbentuk kristal tidak berwarna dan tidak berbau dan mudah larut dalam air.Nama lain dari shabu-shabu antara lain ubas,ss,mecin dll.
Efek psikologis yang ditimbulkan dari pemakaian shabu-shabu :
a. Timbulnya rasa gembira yang berlebihan.
b. Perasaan sehat dan percaya diri.
c. Konsentrasi meningkat.
d. Semangat berlebihan.
e. Perasaan berkuasa.
f. Nafsu makan menurun.
g. Halusinasi.

Efek fisik yang dapat terjadi antara lain :
a. Penurunan berat badan.
b. Imfotensi
c. Mulut kering.
d. Selalu berkeringat.
e. Kerusakan hati.
f. Kerusakan ginjal.
g. Kerusakan jantung.
h. Stroke.
i. Terancam bahaya kemtian.

Ketergantungan akan shabu-shabu menimbulkan suasana hati yang tidak stabil,rasa gelisah,mudah marah,bingung dan paranioid.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: